Lirik lagu Pasto Player



tiap kali ku coba berkenalan
dengan semua teman yang ada
selalu saja ada
ada yang ku suka
dan rasanya selalu sama

ganti-ganti berganti tiap hari
bingung-bingung aku jadinya
lalu bagaimana
bagaimana caranya tentukan pilihan hati

Reff

bagaimana-bagaimana aku suka
aku bingung aku bingung pilih yang mana
mau ini mau itu selalu ku coba
semua ku suka

oh yang mana oh yang mana aku coba
aku bingung aku bingung mau yang mana
pilih ini pilih itu selalu ku coba
semua kusuka

katanya semua
semua bersedia
kan kini waktunya
aku tinggal pilih mau yang manah



Read more: http://gudanglagu.com/p/pasto-p/pasto-player/#ixzz0deAjUR6q

1. Arti kekuasaan dan bentuk jenisnya ?
• Kekuasaan adalah memberikan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang di inginkan.
• Wewenang adalah kekuasaan formal yang dimiliki oleh seseorang karena posisi yang di pegang dalam organisasi.
• Jenis jenis kekuasaan :
- Kekuasaan antar pribadi
- Kekuasaan structural dan situasional
- Kekuasaan pengambilan keputusan
- Kekuasaan informasi

2. Strategi dan teknik mempengaruhi orang lain
a. Rational persuasion : meyakinkan orang lain dengan menggunakan argument yang logis dan rational.
b. Inspiration appeals tactics : siasat dengan meminta idea tau proposal untuk membangkitkan rasa atusias dan semangat dari target person.
c. Consultation tactics : terjadi ketika kita meminta target person untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang kita agendakan.
d. Ingratiation tactics : suatu siasat dimana kita berusaha untuk membuat senang hati dan tentram target person, sebelum mengajukan permintaan yang sebenarnya.
e. Personal appeals tractics : terjadi ketika kita berusaha mempengaruhi target person dengan landasan hubungan persahabatan, pertemanan atau hal yang bersifat personal lainnya.
f. Exchange tractis : mirip dengan personal appeal tactis namun sifatnya bukan karena hubungan personal semata, namun lebih banyak adanya proses pertukaranpemahaman terhadap kesukaan, kesenangan, hobi dsb diantara kita dan target person.
g. Coalition tactics : siasat dimana kita berkoalisi dan meminta bantuan pihak lain untuk mempengaruhi target person.
h. Pressure tractics : terjadi dimana kita mempengaruhi target person dengan peringatan ataupun ancaman yang menekan.
i. Legitimizing tactics : adalah satu siasat dimana kita menggunakan otoritas dan kedudukan kita untuk mempengaruhi target person.

3. Arti komunikasi dan aliran komunikasi formal dalam organisasi
- Arti komunikasi : lebih merupakan suatu proses dimana dua orang atau lebih melakukan pertukaran informasi terhadap satu sama lain, yang pada gilirannya akan tiba kepada saling pengertian.
- Aliran komunikasi formal dalam organisasi : mengacu pada pola pola komunikasi yang baku dan standar baik dalam mengirim pesan maupun dalam merespon terhadap pesan.


4. Hambatan komuniksi yang efektif dan cara mengatasinya
- Hambatan komunikasi
a. Perbedaan bahasa atau persepsi
b. Lingkungan yang terbatas (factor budaya)
c. Hambatan dari penerima
d. Salah pengarahan
e. Kelebihan informasi

- Cara mengatasinya
• Penndekatan terpusat pada penerima
• Komunikasi dengan situasi terbuka
• Melakukan komunikasi dengan etis
• Pesan yang efektif dan efisien

5. Proses dan unsur komunikasi
a. Unsur utama komunikasi : sumber,pesan/informasi,media(alat),penerima
b. Unsur pelengkap komunikasi : tanggapan balik, efek dan lingkungan

6. Kelebihan dan kekuarangan komunikasi tertulis
- Kelebihan : adanya catatan dan bukti komunikasi secara tertulis, yang seringkali dapat di gunakan sebagai bukti atau konfirmasi. Oleh karena itu perjanjian bisnis umumnya menggunakan bentuk komunikasi tertulis.
- Kekurangan : kadang seseorang tidak memahami betul tulisan yang di maksudkan sehingga kadang mengalami kesalah pahaman. Alur pesannya kadang kala berputar putar pada satu inti saja.

1. Alasan pentingnya etika dalam bisnis
- Selain merupakan barang dan uang untuk tujuan keuntungan bisnis juga mempertaruhkan nama, harga diri dan bahkan nasib umat manusia yang terlibat di dalamnya.
- Bisnis bagian penting dari masyarakat yang terjadi dalam masyarakat. Bisnis dilakukan antara manusia satu dengan manusia yang lain dan menyangkut hubungan antara manusia tersebut.
- Bisnis kegiata yang mengutamakan rasa saling percaya. Dengan saling percaya maka suatu kegiatan bisnis akan berkembang karena memiliki relasi yang dapat di percaya dan bisa mempercayai

2. Tantangan umum bisnis dibidang IT
a. Tantangan inovasi dan perubahan yang cepat
b. Tantangan pasar dan pemasaran diera globalisasi
c. Tantangan pergaulan internasional
d. Tantangan pengembangan sikap dan tanggunga jawab pribadi
e. Tantangan pengembangan SDM

3. Pengertian profesi, etika profesi dan prinsipnya
- Pengertian profesi : suatu bentuk pekerjaan yang mengharuskan pelakunya memiliki pengetahuan tertentu melalui pendidikan formal dan keterampilan tertentu yang di dapat melalui pengalaman kerja pada orang terdahulu menguasai kerja tersebut, dan terus memperbaharui sesuai dengan perkembangan teknologi.
- Prinsipnya :
o Tanggung jawab
Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya
o Keadilan
Prinsip ini menuntut kita untuk memberi kepada siapa saja apa yang menjadi haknya
o Otomomi
Prinsip ini menuntut agar setiap kaum professional memiliki di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya

4. Pekerjaan di bidang IT
- Bisnis di bidang industry hardware
- Bisnis di bidang software
- Bisnis di bidang distribusi
- Bisnis di bidang pendidikan TI
- Bisnis di bidang memeliharaan TI

5. Klasifikasi pekerjaan menurut SRIG - PS
a. Cross country,cross enterprise applicability,,,ini berarti bahwa job yang mengidentifikasi tersebut harus relevan dengan kondisi region dan setiap anggota region tersebut serta memiliki setiap kesamaan pemahaman akan setiap fungsi pekerjaan.
b. Function orirnted bukan tittle oriented kalsifikasi,,,pekerjaan berorientasi pada fungsi yang berarti bahwa gelar atau title yang diberikan dapat saja berbeda, tapi yang penting fungsi yang diberikan pada pekerjaan tersebut sama. Gelar atau title dapat berbeda pada Negara yang berbeda.
c. Testable / certificable klasifikasi,,,pekerjaan harus bersifat testable, yaitu bahwa fungsi yang di definisikan dapat di ukur / di uji
d. Applicable fungsi yang didefinisikan harus dapat di terapkan pada mayoritas professional TI pada region masing – masing.

6. Kode etik profesi dan fungsinya
- Kode etik profesi adalah system normal atau aturan yang tertulis secara jelas dan tegas serta terinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan tidak benar dan apa yang salah dan tidak salah dan perbuatan yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang profesionalo.
- Fungsi kode etik profesi
a. memberikan dorongan bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang di gariskan
b. sebagai sarana control social bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
c. mencegah campur tangan pihak di luar profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

7. Menciptakan etika yang sehat menutut DALIMUNTHE
a. Pengendalian diri :
b. Pengembangan tanggung jawab social
c. Mempertahankan jati diri
d. Menciptakan persaingan yang sehat
e. Menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan
f. Menghindari 5K ( katabelece, kongkalikong, koneksi,kolusi dan komisi)
g. Mampu menyatakan yang benar itu benar
h. Menumbuhkan sikap percaya
i. Konsekwen dan konsisten dengan aturan main bersama
j. Memelihara kesepakatan
k. Menuangkan ke dalam hokum positif… ex peraturan perundang – undangan


8. Prinsip – prinsip etika bisnis
a. Prinsip otonomi
b. Prinsip kejujuran
c. Berbuat baik dan tidak berbuat jahat
d. Peinsip keadilan
e. Prinsip hormat pada diri sendiri

......ujian ISD berjalan lancar...ckckckckckckc
aku duduk di depan pengawas....hufft,,tidak sesuai yang aku harapkan,,,aku kira pengawasnya gampang,,,ternyata miss jutek banget dah....
tau gag sih,,,,orangnya itu gag pernah yang namanya nunduk,,,,huf huf huf....
sebel sebel sebel sebel.........
tapi alhamdulilah aku bisa kerjain,,,tau dah jawabannya bener pa salah....
ow ow ow ow ow,,,,,,

Bab 5
PERKEMBANGAN DAN PERENCANAAN

A. Konsep pembangunan
Tentang konsep pembangunan itu dapat di uraikan sebagai berikut:
1. Pembangunan itu bersumber dan bermuara pada masyarakat yang menurutpertumbuhannya berupa masyarakat tradisional, masyarakat tramsisi dan masyarakat modern.
2. Masyarakat yang berkembang adalah masyaraka yang terlibat dan atau melakukan proses perubahan sosial yang benar
3. Pembangunan harus bersifat kontinuitas (berkesinambungan) teratur dan terarah
4. Sebagai bukti adanya proses pembangunan adalah terjadinya perubahan sosial (perubahan struktur sosial ) dan perubahan ekonomi yang di percepat.

B. Hakikat pembangunan
Hakikat pembangunan dapat di rinci sebagai berikut :
1. Pembangunan terjadi pada kemajuan sosial ekonomi
2. Pembangunan mencakup kemampuan kondisi hidup ekonomi dan industri esensial (industri untuk kepentingan orang banyak) sebagai pembuka jalan.
3. Perlu dimulai dari pembangunan ekonomi agar mendorong perubahan dan pembangunan bidang-bidang lain.
4. Pembangunan adalah perubahan atas struktur ekonomi dan struktur sosial
5. Dengan kemampuan positif dalam perubahan sistem produksi dan pemerintahan maupun peningkatan distribusi pendapatan dan pekerjaan.
6. Pengembangan perlu mencangkup pokok - pokok ketentraman, keadilan, dan kemampuan menumbuhkan perasaan diri sendiri.

C. Pembangunan dikaitkan dengan wilayah
Dalam hal ini pembangunan dikaitkan dengan sasarannya yaitu pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik meliputi alam lingkungan dan pembangunan non fisik meliputi sumber daya manusia,pendidikan dan kesehatan.
Data yang berkaitan dengan wilayah bisa bersifat teoritis dan bisa bersifat praktis. Data yang ada berasal dari penelitian terhadap fenomena yang ada di lapangan. Ekologi sebagai ilmu berperan dalam penelitian untuk keperluan perencanaan study kelayakan dan pelaksanaan pembangunan.


D. Pembangunan ditinjau dari Ekologi
Pembangunan yang di galakkan di daerah daerah meliputi dua macam yaitu pembangunan fisik dan pembangunan manusia. Perubahan harus mencakup empat faktor yaitu ; perubahan, tujuan, potensi, dan spiritual.
1. Perubahan
Dimaksudkan bahwa dengan pembangunan terjadi kemajuan dari kondisi yang kurang baik / kurang memuaskan ke kondisi yang lebih baik / memuaskan.
2. Tujuan
Menyangkut kepentingan manusia yang harus di perjuangkan demi kepentingan kesejateraan
3. Potensi
Mengangkut usaha dan daya yang terdapat dalam masyarakat untuk digunakan dalam pembangunan
4. Spiritual
Menyangkup kesiapan mental dalam menghadapi prospek pembangunan hasil – hasil pembangunan dan cara memanfaatkannya.

E. Kriteria Pembangunan
Menurut ”Morris Ginsberg” ada tiga kriteria dalam melihat proses pembangunan maksudnya, bahwa pembangunan itu dapat dijalankan bila :
1. Sudah ada penguasaan manusia atas lingkungan alam sehingga nampak adanya swadaya dari masyarakat.
2. Ada peningkatan tata kerja kooperatif diantara warga masyarakat yang membangun
3. Timbulnya kebebasan hal ini menunjang timbulnya kesadaran manusia untuk membangun
Bagi negara negara yang sedang berkembang (seperti Indonesia) taraf hidup penduduk pada umumnya serba kurang baik di bidang ekonomi, sosial, politik, dan budaya. Maka kesadaran untuk membangun harus di tingkatkan. Masyarakat dibimbing untuk mampu meningkatkan kualitas SDM-nya untuk bisa memanfaatkan sumber sumber alam secara bertanggung jawab, termasuk dalam hal ini penerapan teknologi tepat guna.

F. Perencanaan
1. Ada perbedaan dan persamaan antara konsep pembangunan dan pengembangan.
Pembangunan yaitu  itu membuat sesuatu yang belum ada menjadi ada
Pengembangan yaitu  meningkatkan sesuatu yang telah ada.
Adapun persamaannya iyalah
a. Tujuannya mensejahterakan masyarakat
b. Dilaksanakan melalui perencanaan
c. Bersekala
1. Sekala nasional : ekonomi
2. Sekala regional : fisik
3. Sekala hakal : ekonomi dan fisik

2. Konsep perencanaan
Secara umum perencanaan adalah pengaturan antara lingkungan alam dan manusia sehingga menciptakan hubungan pola kebuanya yang berakibat pada terciptanya kesejateraan manusia.
Perencanaan meliputi
a. Kupasan data (survey)
b. Kebijakan, yang meliputi
1. Pemilihan rencana yang sesuai dengan pelaksanaannya
2. Kesejateraan dan maksud perencanaan
3. Kriteria alternatif
4. Pemilihan desain
3. Waktu perencanaan
a. Jangka panjang 25 – 30 tahun
b. Jangka menengah 6 - 20 tahun
c. Jangka pendek 1- 5 tahun
4. Pendekatan perencanaan
a. Pendekatan teori sosial
Pendekatan teori sosialberkaitan dengan wilayah formal. Dalam hal ini perlu di perhatikan :
1. Mobilisasi kepada baik SDA maupun SDM yang tercirikan oleh perkembangan sejarahnya.
2. Perencanaan Bottom Up dan ini merupakan perencanaan dengan memadukan asperasi bahwa masyarakat dengan pemerintah.
b. Pendekatan fungsiaoal
Pendekatan ini mencangkup wilayah fungsional dalam hal ini perlu memperhatikan :
1. Lokasi kegiatan ekonomi
Memperhatikan pengaturan secara ruang dari sistem perkotaan baik pusat maupun daerah.
2. Triloka
Meliputi veri – veri – pusat – hiterland
3. Top down adalah cocok sebagai suatu pendekatan fungsional.

Bab 4
KEBUDAYAAN

A. Masyarakat dan kebudayaannya
Menurut Abu Ahmadi (2003), kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan , kesenian, moral / etika hukum, politik adat istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang di dapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Masyarakat indonesia adalah masyarakat yang majemuk yaitu suatu masyarakat negara yang terdiri fari beberapa suku bangsa/ golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan nasional yaitu yang berwujud negara kesatuan republik indonesia. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikan nya melalui jaring – jaring administrasi pemerintahan, politik, ekonomi dan sosial yang berpusat di kota kota.

1. Suku bangsa dan kebudayaannya
Kondisi geografis indonesia yang berupa kepulauan (+ 13000 buah pulau besar dan kecil), sejjumlah laut selat dan samudra mewujudkan lingkungan alam yang berbeda beda antara satu daerah dengan daerah yang lainnya. Perbedaan lingkungan alam menyebabkan timbulnya perbedaan / mempengaruhi ciri ciri jasmaniah penduduk di daerah masing masing sehingga penduduk indonesia mewujutkan ciri ciri fisik yang berbeda beda.
Daerah-daerah di indonesia yang tersebar luas terdiri dari sejumlah suku-suku bangsa yang dikenal pura dengan masyarakat daerah / suku-suku daerah.
Seperti suku aceh, suku batak, sukku minang, suku jawa, suku dayak, suku wamena dll. Tiap suku bangsa memiliki budayanya sendiri- sendiri, maka indinesia juga terdapat sistem-sistem budaya yang dipergunakan masing-masing suku bangsa.
Dalam kehidupan sehari-hari suku-suku bangsa itu menggunakan sistem budayaya sendiri yang terdiri dari seperangkat ilmu pengetahuan, kepercayaan, hukum adat istiadat, kesenian dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. Sistem kebudayaan tersebut di taati oleh warga masyarakat. Sistem kebudayaan masyarakat adalah adat pengontrol nilai kehidupan masyarakat itu sendiri.

2. Agama
Tingkat lolerasi beragama di indonesia sudah cukup baik. Sebelum agama hindu budha masuk ke indonesia di nusantara ini sudah ada kepercayaan yang tumbuh yaitu animisme dan dinamisme kemudian masuklah agama hindu budha secara damai setelah itu masuklah agama islam yang kemudian agama kristen jg dengan cara damai. Demikian keadaab agama di indonesia yang sejak awal bisa hidup berdampingan dengan tingkat toleransi yang baik. Ini merupakan fakta sejarah yang tidak bisa di hapuskan hanya untuk kepentingan seuatu agama saja.

3. Bahasa
Bahasa merupakan alat komunikasi karena itu indonesia yang begitu banyak daerah kewilayahannya dengan ciri khas kedaerahan masing masing memiliki bahasa suku / bahasa daerah. Ini merupakan khasanah budaya.
Kesadaran untuk menjadi bangsayang merdeka berdaulat dalam wadah NKRI, maka di tetapkan bahasa indonesia sebagai bahasa nasional sekaligus menjadi alatkomunikasi bangsa indonesia untuk mewujutkan kesatuan dan persatuan.

B. Integrasi
Masalah besar yang dihadapi bangsa indonesia setelah merdeka adalah masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk.
Adapun hakikat integrasi itu bukan peleburan tapi keserasian persatuan masyarakat majemuk itu tetap pada kemajemukan nya masing masing mereka hidup serasi, berdampingan (bhineka tunggal ika).

1. Sistem kebudayaan yang berlaku di indonesia
a. Sistem kebudayaan daerah
b. Sistem kebudayaan agama
c. Sistem kebudayaan nasional
d. Sistem kebudayaan asing
Ke empat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah yang dihadapi oleh masyarakat indonesia majemuk.

2. Integrasi
Integrasi merupakan kekuatan nasional, integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul / tidaknya pemberontakan didaerah. Tidak kekuatan nasional terlalu mendominasi kehidupan politik,sosial,ekonomi, warga suku-suku bangsa / daerah maka akan menimbulkan konfik antara pusat dan daerah (perhatikan masa pemerintahan orde baru yang otoriter).
Fariabel-fariabel yang menjadi pemicu dan penghambat dalam mewujutkan integrasi ialah :
a. Tuntutan penguasaan atas wilayah yang dianggap sebagai miliknya
b. Isu asri tidak asri (pribumi non pribumi)
c. Isu agama
d. Prasangka dan etnossentrisme (paham suku-suku menjadi pusat.

Bab III
PEMUDA DAN SOSIALISASI

A. Internalisasi belajar dan spesialisasi
Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai pada institusional saja. Akan tetappi norma-norma itu sudah menyapu dalam jiwa setiap anggota masyarakat.
Norma-norma ini kadang-kadang di bedakaan yaitu ;
1. Norma-norma yang mengatur pribad yang mencakup norma kepercayaan bertujuan agar manusia beriman dan norma kesusilaan bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih.
2. Norma – norma yang mengatur hubungan pribadi mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum bertujuan agar manusia bertingkahlaku baik dalam pergaulan hidup dan dapat mewujutkan perdamaian.

B. Masalah – masalah kepemudaan
Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi yang selalu di alami oleh setiap generasi dalam kaitannya dengan yang lebih tua. Problem ini di sebabkan sebagai akibat dari proses pendewasaan seseorang, penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbullah harapan pemuda yang mempunyai masa depan yang baik ketimbang orang tuanya. Proses perubahan ini terjadi secara lambat dan teratur, di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu lalu hanya memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan yang sifatnya meneruskan kebiasaan dan nilai-nilai budaya orang tuanya tetapi yang terjadi sekarang situasi berubah mereka dituntut memiliki pengetahuan yang cukup dan keterampilan untuk bisa mendapatkan jalan menuju kepada kemandirian dan keberhasilan hidup. Ditambah lagi adanya persaingan yang semakin ketat sebagian besar pemuda mengenyam penfifikan yang lebih tinggi dari orang tuannya, tetapi itu dalam sekala kecil. dalam masyarakat tradisional ada gejala orang tua atau sesepuh masyarakat berusaha memberikan bimbingan yang merupakan pendidikan non formal, karena itu secara institusi tidak mendapat pengakuan.

my Plurk

Diyana Queen

in my life
berbagai cerita tentang perjalanan hidupku.....
FB : nezzaholic wmd